LOWONGAN

Konsultan untuk Penyelenggara Acara (EO – Event Organizer) Festival Panen Raya Nusantara (PARARA)

NTFP-EP Indonesia adalah jaringan kerja sama antara organisasai non pemerintah (LSM) dan organisasi berbasis masyarakat (CBO) yang berkerja dengan masyarakat berbasis hutan untuk memperkuat kapasitas mereka dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. NTFP-EP Indonesia berbasis di Bogor, Jawa Barat dengan proyek yang ada di Kalimantan. Saat ini, Kami sedang mencari Konsultan untuk Penyelenggara Acara (EO – Event Organizer) Festival PARARA.

Syarat dan ketentuan :

Tanggal                       : 15 Oktober – 30 Desember 2019

Durasi kontrak            : 2,5 Bulan

Wilayah kerja             : Jakarta

Laporan ke                  : Manajer proyek

Latar belakang :

Proyek Local Harvest, SWITCH Asia

Proyek Local Harvest, SWITCH Asia : Merupakan proyek yang di danai oleh Uni Eropa untuk mempromosikan konsumsi yang berkelanjutan dan berkeadilan dan sistem pangan local. Proyek ini di implementasikan oleh HIVOS dan mitra yaitu : AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara), ASPPUK (Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil), NTFP-EP (Non Timber Forest Product-Exchange Program) Indonesia and Yayasan WWF Indonesia di 8 propinsi (14 Kabupaten) dan 5 kota di Indonesia dengan periode waktu 4 tahun dan dimulai pada 1 Maret 2018.

Tujuan spesifik dari proyek ini adalah untuk menstimulasi perubahan signifikan dalam pola konsumsi terhadap produk makanan yang bersumber dari sumber daya yang berkelanjutan dan etis di Indonesia dengan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran konsumen tentang dampak pilihan makanan mereka; peningkatan kapasitas UMKM dan produsen makanan – termasuk perempuan dan penduduk asli – untuk menembus pasar; dan lingkungan kebijakan yang menguntungkan untuk penggunaan praktik SCP di sektor pangan.

Festival Panen Raya Nusantara (PARARA)

Festival Panen Raya Nusantara (PARARA) lahir dari inisiatif Festival SLIMs (Sustainable Livelihoods Initiative and Models) yang merupakan ide dan program dari NTFP-EP Indonesia. SLIMs kemudian mencoba memperluas kolaborasi dengan mengajak beberapa LSM nasional dan lokal untuk menyelenggarakan sebuah festival yang mempromosikan dan memberikan ruang bagi produk-produk komunitas yang lokal, sehat, adil dan lestari.

Pada akhirnya Festival SLIMs berubah menjadi Festival PARARA yang kita kenal sekarang. Festival PARARA di design  dua tahunan sekali.  Tahun 2015, NTFP EP Indonesia bersama 23 NGO lainnya yang tergabung dalam konsorsium PARARA menyelenggarakan Festival PARARA pertama. Dilaksanakan di lapangan Banteng – Jakarta. .. Tahun 2017 Diselenggarakan Festival PARARA ke dua di lapangan Menteng – Jakarta Selatan, diikuti oleh 27 anggota konsorsium PARARA. Dari ke dua festival tersebut, tercatat kurang lebih 100 produsen anggota dan mitra Konsorsium PARARA produknya di pamerkan dan di perdagangakan, dihadiri kurang lebih 3000 pengunjung di setiap festival yang diselenggarakan selama 3 hari.  Festival PARARA ke tiga direncanakan akan di selenggarakan pada bulan Desember dan melibatkan 29 anggotan konsorsium PARARA dan menampilkan lebih dari 100 produk komunitas, dengan target pengunjung lebih dari 2000 orang dalam waktu 3 hari.

Festival PARARA menjadi ajang memperkenalkan produk-produk kumunitas/masyarakat produsen yang lokal, sehat, adil dan lestari dari berbagai daerah di Indonesia kepada konsumen yang berada di kota. Dan menjadi ajang bertemunya konsumen dan produsen. Festival PARARA menampilkan produk-produk kewirausahaan dari berbagai komunitas dan masyarakat adat. Produk-produk tersebut merupakan hasil kolaborasi panjang antarwirausaha yang terdiri dari sejumlah komunitas dan pekerja kreatif yang dibangun selama fase prafestival.

Festival ini dikemas secara kreatif dalam berbagai bentuk kegiatan seperti seminar, coaching clinic, pameran foto, talkshow, permainan, mozaik pangan, jamuan parara dan lain sebagiannya.PARARA bertujuan untuk memberikan informasi mendasar tentang arti penting produk-produk lokal buatan komunitas-komunitas lokal kepada para pengunjungnya. PARARA mengedepankan nilai perjuangan komunitas dalam menghasilkan produk dan menjaga alam tempat produk dihasilkan.

Tugas dan kewajiban :

  • Mengkoordinir perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, melaporkan seluruh tahapan pelaksanaan festival
  • Mengatur tata laksana dan tata kerja dalam persiapan dan pelaksanaan festival
  • Mengelola materi festival secara baik dan benar
  • Melaksanakan koordinasi dan komunikasi dengan semua unsur yang terlibat dalam festival
  • Merancang, membangun dan mengelola jalur komunikasi  festival PARARA melalui media online maupun offline  untuk promosi kegiatan Festival PARARA,  menjaring  dan memobilisasi pengunjung Festival dan peserta side event yang diselenggarakan selama Festival PARARA
  • Membantu konsorsium membangun jalur komunikasi dan kampanye Festival PARARA lewat TV, Radio, dll

HASIL

  • Terselenggaranya Festival PARARA selama tiga hari yang melibatkan anggota Konsorsium PARARA dan mitra.
  • Terselenggaranya side event yang direncanakan selama Festival PARARA berlangsung.
  • Festival Parara dikunjungi oleh kurang lebih 2000 orang pengunjung.
  • Publikasi kegiatan Festival PARARA di media online dan offline.

Kualifikasi :

  • Memiliki pengalaman yang luas sebagai penyelenggara acara atau EO
  • Dapat bekerja secara tim
  • Mampu bekerja dibawah tekanan

Prosedur aplikasi :

Bagi pemohon yang berminat dapat mengirimkan dokumen sebagai berikut :

  • Surat lamaran
  • Ringkasan mengenai pengalaman sebagai penyelenggara acara atau EO beserta daftar riwayat hidup tim yang akan bekerja
  • Proposal, budget dan timeline terkait konsep kegiatan untuk penyelenggaraan festival PARARA

Dokumen dikirimkan melalui email [email protected], selambat-lambatnya 12 Oktober 2019 dengan menempatkan posisi di baris subyek. Hanya kandidat terpilih akan diberitahu. Aplikasi yang diterima setelah batas waktu tidak akan diterima.



Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.