Database Hasil Hutan Bukan Kayu

Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) memiliki potensi yang tinggi untuk mendukung pengelolaan hutan secara lestari. Hal ini dikarenakan HHBK dapat (a) memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di sekitar hutan dalam penyediaan makanan, obat-obatan dan bahan lainnya yang diperlukan untuk mendukung kehidupan selain menjadi sumber pendapatan, terutama di saat krisis (b) sistem eksploitasi yang secara ekologis lebih aman bila dibandingkan dengan penebangan dan (c) meningkatkan nilai ekonomi hutan bagi masyarakat di sekitarnya sehingga bisa menjadi insentif untuk melestarikan sumber daya hutan. Keragaman HHBK sangat besar dan mencakup berbagai produk hutan yang memiliki nilai ekonomi tinggi baik di lokal, regional, nasional dan internasional. Terlepas dari potensi seperti perhatian pemerintah dan berbagai kelompok komoditas HHBK yang relatif rendah (terutama bila dibandingkan dengan memperhatikan produk kayu hutan). Kondisi ini menyebabkan HHBK kurang proporsional dan profesional ditangani sehingga potensi nilai-nilai ekonomi dan ekologi kurang optimal.

Saat ini informasi mengenai HHBK sangat beragam dan tersebar di berbagai instansi pemerintah maupun non pemerintah dan disimpan dalam dokumen yang sulit diakses. Sehingga diperlukan pusat informasi data supaya tidak terjadi penafsiran dalam informasi.

Melalui sistem database hasil hutan bukan kayu diharapkan dapat menjadi acuan bagi kalangan pemerintah maupun non pemerintah dalam mengembangkan potensi dari hasil hutan bukan kayu.

Sistem Database Hasil Hutan Bukan Kayu  menyajikan informasi mengenai jenis, deskripsi, populasi dan sebaran hhbk yang diperoleh dengan mengumpulkan data melalui penelusuran literatur pada berbagai instansi pemerintahan dan non pemerintahan.  Bahan-bahan yang dijadikan acuan berupa buku, laporan penelitian, jurnal, thesis atau disertasi, data produksi serta bahan-bahan yang relevan lainnya.

Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) adalah hasil hutan hayati baik nabati maupun hewani beserta produk turunan dan budidaya kecuali kayu yang berasal dari hutan. Daftar HHBK sesuai dengan Permenhut No 35/Menhut-II/2007 adalah sebagai berikut :





Peta populasi hasil hutan bukan kayu menyajikan informasi mengenai jenis hhbk. Sumber data dari sensus pertanian 2013 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik. Data diambil berdasarkan populasi per rumah tangga budidaya tanaman kehutanan.

Peta sebaran gaharu menyajikan informasi mengenai sebaran gaharu di Indonesia. Sumber data berasal dari publikasi yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Peta sebaran jelutung menyajikan informasi mengenai sebaran jelutung di Indonesia. Sumber data berasal dari publikasi yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Peta sebaran rotan menyajikan informasi mengenai sebaran rotan di Indonesia. Sumber data berasal dari Atlas Rotan yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Peta sebaran tengkawang menyajikan informasi mengenai sebaran tengkawang di Indonesia. Sumber data berasal dari publikasi yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Linking People and Forests