Media Coverage

www.metrotvnews.com

A Talk About Panen Raya Nusantara with Jusupta Tarigan

This week on spotlight, we will talk about Panen Raya Nusantara. Indonesia Now's Sarah Wayne had a chance to talk with Jusupta Tarigan, the event consortium chairman

www.mongabay.co.id

Masyarakat Punan Adiu Setia Menjaga Kearifan Lokal dan Hutan Adatnya

“Ayo segera ke sekolah, kita mau ikut lomba. Ada kakak-kakak dari ibu kota yang bawa hadiah,” teriak Devit seraya melambaikan tangan ke arah kawan-kawannya. Devit adalah anak pedalaman Suku Dayak Punan Adiu yang merupakan siswa SD 005 Long Adiu. Total, hanya 36 siswa di sekolah ini. Bersama 35 siswa lain, Devit akan mengikuti berbagai perlombaan yang diadakan Non Timber Forest Product – Exchange Programme Indonesia (NTFP-EP). Lomba ini bertujuan untuk mengenalkan kearifan lokal Suku Dayak Punan. NTFP-EP Indonesia merupakan jaringan kerja sama antarorganisasi masyarakat sipil dan komunitas lokal dan adat yang berbasis hasil hutan bukan kayu.

www.news.liputan6.com

Dukung Produk Lokal Moeldoko Kunjungi Festival Panen Raya Nusantara

Ketua HKTI yang juga mantan Panglima TNI Moeldoko bersama istri menunjukkan beras organik di Festival Panen Raya Nusantara (Parara) yang diikuti 85 komunitas lokal di Taman Menteng, Jakarta

www.sinarharapan.net

Produk Lokal Terlindungi HAKI

Dalam sambutannya, Triawan kembali mengingatkan pentingnya pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) ataupun Indicator Geographical (IG) sebagai perlindungan terhadap kekayaan nusantara. Ia menyebutkan, produk-produk yang ditampilkan adalah produk berkualitas baik, jangan sampai “dicuri” bangsa lain. “Perlindungan produk itu penting, apalagi untuk produk lokal yang memiliki value chain seperti ini, baik nilai-nilai kearifan lokal dan juga nilai ekonmi,” katanya. Sebagaimana diketahui, kekayaan budaya nusantara sudah beberapa kali diklaim bangsa lain.

www.beritasampit.co.id

Tudung Saji dan Tas Kulit Kayu Kobar Turut Memeriahkan Festival Panen Raya Nusantara

Festival yang berlabel “Panen Raya Nusantara” ini menampilkan aneka ragam potensi lokal, yang benar -benar diangkat oleh komunitas hasil binaan dan pendampingan lembaga-lembaga non-pemerintah. Dari Kalimantan Tengah diwakili produk komunitas dari Kotawaringin Barat dan Lamandau. Produk ikonik dari daerah ini, yakni Tudung Saji (Kotaqaringin Barat) dan tas kulit kayu (Lamandau) turut diserbu pengunjung.

Anda mempunyai artikel bagus?

Segera kirimkan kepada kami.

Linking People and Forests